Babinsa Kemuning Dampingi Petani Panen Padi: Wujud Sinergi untuk Ketahanan Pangan Desa


Sidoarjo – Rabu, 15 Oktober 2025. Semangat gotong royong dan kemandirian pangan tampak jelas di areal persawahan Desa Kemuning, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Pada hari itu, Babinsa Desa Kemuning Koramil 0816/11 Tarik, Peltu Edi Siswantoro, turun langsung ke lapangan mendampingi para petani melaksanakan panen padi di lahan seluas 3 hektare milik kelompok tani Kemuning Asri 1, yang diketuai oleh Feri Kurniawan, dengan salah satu petani aktifnya, Bapak Budiono.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen TNI AD melalui peran Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sekaligus mempererat sinergi antara aparat teritorial dengan masyarakat tani di wilayah binaan.  “Kami hadir bukan hanya untuk mengawasi, tapi menjadi mitra dan sahabat bagi petani. Tujuannya agar proses panen berjalan lancar, hasilnya maksimal, dan petani semakin sejahtera,” ungkap Peltu Edi Siswantoro di sela kegiatan.


Dalam kegiatan panen tersebut, Babinsa melakukan berbagai pendampingan, mulai dari koordinasi pra-panen, pengaturan tenaga kerja, hingga pembinaan teknis sederhana tentang cara penanganan gabah pascapanen agar kualitas hasil tetap terjaga.

Selain itu, Peltu Edi juga turut membantu memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan panen, sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar terus berinovasi dan menerapkan pola tanam yang efisien serta ramah lingkungan.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan pentingnya pengendalian hama dan perawatan lahan secara berkelanjutan agar hasil panen ke depan semakin meningkat. “Pendampingan ini memberi dampak nyata. Petani jadi lebih percaya diri dan termotivasi untuk terus menanam. Kehadiran Babinsa juga membuat kami merasa diperhatikan,” ujar Feri Kurniawan, Ketua Poktan Kemuning Asri 1.


Suasana di sawah pagi itu terasa hangat dan penuh semangat. Petani, anggota poktan, dan Babinsa bekerja sama memanen padi, menumpuk hasil panen, hingga menjemur gabah. Keringat yang menetes menjadi simbol perjuangan dan kebersamaan antara rakyat dan TNI dalam menjaga ketersediaan pangan di tingkat desa.

Bagi para petani, kegiatan seperti ini bukan sekadar panen, tetapi juga momentum untuk memperkuat tali silaturahmi dan kebanggaan akan hasil kerja keras sendiri.


Melalui pendampingan intensif Babinsa, diharapkan produktivitas padi di Desa Kemuning semakin meningkat, kehilangan pascapanen dapat ditekan, dan kesejahteraan petani kian membaik.

Kegiatan seperti ini juga menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara aparat TNI dan masyarakat mampu memperkuat ketahanan pangan serta membangun kemandirian desa dari akar rumput. “Selama kita menjaga sawah, berarti kita sedang menjaga masa depan bangsa,” tutup Peltu Edi Siswantoro dengan senyum penuh semangat.

Editor : Redaksi

Berita Terpopuler
Berita Terbaru