SIDOARJO – Pagi yang cerah di Dusun Plumpang menjadi saksi bisu luhurnya semangat kebersamaan. Jajaran Koramil 0816/10 Balongbendo bersama Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Penambangan melebur menjadi satu dalam aksi nyata peduli desa. Mereka bahu-membahu menggelar kerja bakti membersihkan area yang akan menjadi lokasi berdirinya Jembatan Perintis Garuda, Kamis (4/6/2026).
Suasana guyub sudah terasa. Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Danramil 0816/10 Balongbendo, Kapten Inf Hendro Sugiono, bersanding dengan Kepala Desa Penambangan, Bapak Helmy Firmansyah. Di hadapan para peserta, pesan menyentuh disampaikan agar seluruh pihak menjaga kekompakan, mengutamakan keselamatan, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang kelak akan menjadi urat nadi aktivitas warga ini.
Berbekal peralatan seadanya namun didorong semangat yang membara, seluruh personel TNI, perangkat desa, dan warga langsung bergerak menyisir area. Semak belukar yang rimbun dipangkas, material yang menyumbat akses disingkirkan, dan lahan dirapikan sedemikian rupa agar siap menyambut fondasi baru. "Kehadiran TNI di tengah-tengah kami bukan sekadar membantu fisik pembangunan, tapi membakar kembali semangat gotong royong yang menjadi akar budaya kita," ujar salah satu warga yang ikut berkeringat di lokasi.
Sinergi yang tercipta di lapangan menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek pemerintah, melainkan sebuah ikatan kolaborasi. Pada pukul 09.00 WIB, aksi bersih-bersih ini rampung dengan aman dan tertib. Sudut Dusun Plumpang kini tampak lebih rapi, lapang, dan sepenuhnya siap untuk dieksekusi ke tahap konstruksi.
Dalam taklimatnya, Danramil 0816/10 Balongbendo, Kapten Inf Hendro Sugiono, mengungkapkan bahwa aksi ini adalah manifestasi konkret dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. "Jembatan Perintis Garuda ini adalah impian bersama. Kami ingin memastikan bahwa lewat keringat yang mengalir hari ini, lahir rasa kepemilikan yang kuat. Infrastruktur ini nantinya akan memperlancar urat nadi perekonomian, mempermudah mobilitas anak-anak sekolah, dan merekatkan hubungan antarwarga," tutur Kapten Inf Hendro dengan optimis.
Beliau juga menyampaikan apresiasi yang mendalam atas ketulusan warga dan perangkat desa yang meluangkan waktu demi kemajuan desa tercinta.
Sebagai langkah berkesinambungan, usai lahan dinyatakan bersih, pihak panitia akan bergerak cepat melakukan pemesanan material bangunan pada hari Sabtu. Sementara itu, ketukan pertama pembangunan fisik berupa pemasangan tanda pembatas (bouwplank atau boplang) jembatan dijadwalkan akan mengudara pada hari Senin mendatang.
Melalui jabat erat antara TNI, jajaran pemdes, dan masyarakat, asa untuk melihat Jembatan Perintis Garuda berdiri kokoh kini berada di depan mata—membawa janji kesejahteraan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Desa Penambangan.
Editor : Redaksi