SIDOARJO – Suasana penuh khidmat, haru, dan kebanggaan menyelimuti pelaksanaan Wisuda Santri XXXI Pesantren Modern Al Amanah Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Indoor GOR Kabupaten Sidoarjo, Selasa (09/06/2026). Momentum istimewa ini menjadi tonggak penting bagi para santri dan santriwati yang telah menyelesaikan masa pendidikan mereka dan siap melangkah ke jenjang pengabdian yang lebih luas dengan bekal ilmu pengetahuan, akhlak mulia, serta semangat kebangsaan yang kuat.
Sementara itu, tausiyah yang disampaikan oleh KH Nurcholis Misbah memberikan pesan mendalam kepada para wisudawan agar senantiasa menjaga nilai-nilai keislaman, terus belajar sepanjang hayat, serta menjadikan ilmu yang dimiliki sebagai sarana untuk memberikan manfaat bagi sesama. Menurut beliau, kelulusan bukanlah akhir dari proses menuntut ilmu, melainkan awal dari perjalanan pengabdian yang lebih luas di tengah kehidupan masyarakat.
Baca juga: Babinsa Janti Kawal Penyaluran BLT-DD, Hadirkan Kepastian dan Senyum Warga
Di sela-sela kegiatan, Danramil 0816/02 Candi Kapten Inf Nur Qomari menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di Pesantren Modern Al Amanah.
Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral, spiritual, serta memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi. "Atas nama Koramil 0816/02 Candi, saya mengucapkan selamat kepada seluruh santri dan santriwati yang hari ini diwisuda. Keberhasilan yang diraih merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, kesungguhan dalam belajar, doa orang tua, serta bimbingan para guru dan pengasuh pesantren. Ini adalah pencapaian yang patut dibanggakan," ungkap Kapten Inf Nur Qomari.
Baca juga: Babinsa Suko Kawal Penyaluran Bantuan Pangan, 580 Warga Terima Beras dan Minyak Goreng
Lebih lanjut, Kapten Inf Nur Qomari menjelaskan bahwa tantangan generasi muda ke depan akan semakin kompleks seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi. Oleh karena itu, generasi muda harus memiliki keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan, akhlak yang baik, serta semangat kebangsaan yang kuat. "Bangsa ini membutuhkan generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki integritas, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut telah diajarkan di lingkungan pesantren. Saya berharap para lulusan Al Amanah mampu menjadi teladan di tengah masyarakat, menjaga nama baik almamater, serta terus mengembangkan potensi diri demi kemajuan bangsa dan negara," jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa pendidikan berbasis pesantren memiliki kontribusi besar dalam memperkuat karakter bangsa karena mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan pendidikan moral dan spiritual. "TNI sangat mendukung upaya pembinaan generasi muda yang dilakukan oleh lembaga pendidikan, khususnya pesantren. Sinergi antara pesantren, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat merupakan kekuatan besar dalam mencetak sumber daya manusia unggul menuju Indonesia yang maju dan berdaya saing," tambahnya.
Baca juga: Babinsa Pagerngumbuk Hadiri Rapat Koordinasi Bantuan Pangan, Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran
Kapten Inf Nur Qomari juga berpesan kepada para wisudawan agar tidak cepat merasa puas dengan capaian yang telah diraih saat ini. Menurutnya, semangat belajar harus terus dipelihara karena ilmu pengetahuan akan menjadi bekal utama dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. "Kami berharap para santri yang hari ini diwisuda dapat menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara. Jadilah pribadi yang rendah hati, berakhlakul karimah, memiliki semangat pengabdian, serta mampu menjadi agen perubahan yang membawa kebaikan bagi lingkungan sekitarnya," pesannya.
Editor : Redaksi