SIDOARJO – Kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Karya Bakti TNI Satkowil Semester I Tahun Anggaran 2026 dengan sasaran Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) di Desa Terung Wetan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Mei 2026 tersebut menjadi bukti nyata hadirnya TNI di tengah masyarakat untuk membantu meningkatkan kualitas hidup warga yang membutuhkan.
Dipimpin langsung oleh Pasiter Kodim 0816/Sidoarjo Kapten Inf Lukky Arie Sandhi, sebanyak 20 personel TNI bersama warga setempat bahu-membahu melaksanakan perbaikan rumah penerima manfaat. Semangat gotong royong yang terjalin sejak awal kegiatan menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan, mulai dari pembongkaran bagian bangunan yang rusak, perbaikan struktur utama rumah, pemasangan material bangunan, hingga penyempurnaan bagian-bagian yang menunjang keamanan dan kenyamanan hunian.
Baca juga: Gotong Royong Wujudkan Jembatan Perintis Garuda, Babinsa dan Warga Siapkan Pondasi Harapan
Suasana kebersamaan tampak begitu kental selama pelaksanaan kegiatan. Personel TNI dan warga bekerja tanpa mengenal lelah, saling membantu dan saling menguatkan demi mewujudkan rumah yang lebih layak bagi keluarga penerima manfaat. Kehadiran TNI tidak hanya menghadirkan bantuan tenaga dan kemampuan teknis, tetapi juga menumbuhkan optimisme serta semangat baru bagi masyarakat.
Di sela kegiatan, Kapten Inf Lukky Arie Sandhi menjelaskan bahwa program Karya Bakti TNI merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial yang berorientasi pada kepentingan rakyat dan pembangunan sosial kemasyarakatan. “Melalui program Karya Bakti TNI Satkowil ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membantu mewujudkan rumah yang layak huni. Rumah yang aman dan nyaman merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi setiap keluarga. Karena itu, TNI hadir untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkapnya.
Baca juga: Jembatan Perintis Garuda Sumorame, Akses Baru Penguat Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari tingginya partisipasi dan kepedulian warga Desa Terung Wetan yang turut bergotong royong bersama personel TNI. Sinergi yang terbangun menjadi cerminan bahwa budaya gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat dan menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan di wilayah. “Kami sangat mengapresiasi semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga. Kegiatan ini bukan sekadar memperbaiki bangunan rumah, tetapi juga mempererat hubungan sosial, membangun kepedulian, serta menumbuhkan rasa persaudaraan antara TNI dan masyarakat. Inilah kekuatan bangsa yang harus terus kita jaga bersama,” tambah Kapten Lukky.
Program RUTILAHU yang menjadi salah satu sasaran Karya Bakti TNI Satkowil ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga penerima bantuan. Rumah yang sebelumnya kurang layak kini menjadi tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup serta memberikan rasa tenang bagi penghuninya.
Baca juga: Jembatan Perintis Garuda Terus Dibangun, Harapan Baru Warga Gelam Kian Nyata
Melalui kegiatan tersebut, TNI kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai garda terdepan pertahanan negara, tetapi juga sebagai mitra rakyat dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan dan mendorong terwujudnya kesejahteraan bersama. Semangat gotong royong yang terbangun di Desa Terung Wetan menjadi bukti bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial mampu menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.
Editor : Redaksi