Istighosah dan Dialog Warga Perkuat Harmoni di Tanggulangin

Reporter : Redaksi

SIDOARJO – Semangat menjaga persatuan, kerukunan, dan kondusivitas wilayah kembali ditunjukkan melalui kegiatan Istighosah, Tahlil, Persiapan Lailatul Ijtima', serta Diskusi Menyikapi Rencana Penyelenggaraan Sound Horeg yang dilaksanakan pada Selasa (21/7/2026) di Masjid Baitul Muttaqin, Desa Banjarpanji RT 03 RW 01, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan yang berlangsung dengan suasana penuh khidmat dan kekeluargaan tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus forum musyawarah dalam menyikapi berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya terkait rencana penyelenggaraan kegiatan yang menggunakan sound horeg agar tetap memperhatikan ketertiban umum, nilai-nilai sosial, serta menghormati norma keagamaan dan kenyamanan warga.

Baca juga: Babinsa Tanamkan Disiplin dan Cinta Tanah Air kepada Siswa Baru SMAN 4 Sidoarjo

Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pelaksanaan istighosah dan tahlil sebagai ikhtiar memohon perlindungan, keselamatan, serta keberkahan bagi masyarakat Desa Banjarpanji. Selanjutnya dilaksanakan sambutan dari para undangan, kemudian forum diskusi yang berlangsung secara terbuka, santun, dan penuh semangat kebersamaan. Acara ditutup dengan doa bersama.

Dalam forum diskusi, para peserta menyampaikan berbagai pandangan dan masukan mengenai rencana penyelenggaraan kegiatan sound horeg. Seluruh peserta sepakat bahwa setiap kegiatan masyarakat pada dasarnya merupakan bagian dari kreativitas dan budaya yang perlu dihargai. Namun demikian, pelaksanaannya harus tetap mengedepankan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku, menjaga ketertiban umum, menghormati waktu ibadah, serta memperhatikan kenyamanan masyarakat di lingkungan sekitar.

Selain itu, forum juga menekankan pentingnya komunikasi, koordinasi, dan musyawarah antara penyelenggara kegiatan dengan pemerintah desa, aparat keamanan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat sebelum kegiatan dilaksanakan. Dengan demikian, setiap potensi kesalahpahaman maupun gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini.

Baca juga: Babinsa Wonoayu Perkuat Sinergi Cegah Stunting di Desa Wonokalang

Pada kesempatan tersebut, Babinsa Koramil 0816/06 Tanggulangin menyampaikan bahwa TNI melalui aparat kewilayahan akan terus mendukung setiap kegiatan masyarakat yang membawa manfaat bagi persatuan dan kebersamaan, selama pelaksanaannya tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku serta tidak mengganggu ketertiban umum.

Babinsa juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengedepankan budaya musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul di lingkungan. Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat keamanan, dan warga merupakan kunci utama dalam menjaga situasi wilayah agar tetap aman, damai, dan kondusif.

Baca juga: Lomba Menembak HUT Ke-60 Korem 084/BJ Pererat Soliditas Prajurit Kodim 0816/Sidoarjo

Lebih lanjut, Babinsa menegaskan bahwa perbedaan pandangan hendaknya disikapi dengan bijaksana melalui dialog yang santun dan saling menghormati. Dengan semangat persaudaraan, seluruh komponen masyarakat diharapkan mampu menjaga keharmonisan serta memperkuat nilai-nilai gotong royong yang telah menjadi budaya bangsa.

Kegiatan istighosah, tahlil, dan diskusi ini berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Melalui kegiatan tersebut diharapkan semakin terbangun sinergi antara pemerintah, aparat TNI-Polri, ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh warga dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan stabilitas keamanan wilayah Kecamatan Tanggulangin, sehingga kehidupan bermasyarakat dapat berjalan dengan damai, harmonis, dan saling menghormati.

Editor : Redaksi

Berita Terpopuler
Berita Terbaru