Koramil 0816/11 Tarik hadiri Pendampingan Pembentukan Gugus Tugas desa

avatar

*Babinsa Koramil 0816/11 Tarik, Menghadiri Acara Pendampingan Pembentukan Gugus Tugas kecamatan dan Desa/Kelurahan Di Pendopo Kecamatan Tarik*

 

Tarik-Sidoarjo. Serda Gatot Wahyudi mewakili Danramil menghadiri pendampingan pembentukan Gugus tugas kecamatan dan desa/ Kelurahan layak anak tahun 2020 dari dinas P3AKB Kabupaten Sidoarjo di hadiri tempat di pendopo kecamatan Tarik. Senin, (10/02/2020)

 

Kegiatan ini di hadiri ± 80 Orang diantaranya Sekcam Tarik Bapak  Ir Sirojul, Koramil di wakili Serda Gatot Wahyudi, Polsek di wakili Aiptu Janat, Dinas P3AKB Ibu Nilam Cayandari listiyowati sst,msi beserta Staf 3 orang, kepala desa se-kecamatan Tarik Kepala Sekolah atau yang mewakili dan perwakilan dari tiap-tiap desa.

 

Acara kegiatan ini diawali dengan pembukaan, sambutan oleh Bapak Sekcam Tarik Ir Sirojul yang intinya . Mengucapkan banyak terima kasih kepada para peserta undangan yang telah hadir dan kegiatan ini merupakan sosialisai dari tim DP3AKB  dari Kabupaten , yang nantinya akan menjelaskan program kerja DP3AKB apabila kurang jelas bisa ditanyakan langsung ke Ibu Nilam.  Ucap Sekcam. Dalam penyampaiannya ibu Nilam Cahyandari S.ST.

 

(Kasi Pemenuhan Hak anak), yang intinya, Dengan adanya  pendampingan pembentukan Gugus ini di harapkan semua pihak yang terlibat di dalamnya bisa memahami dan mengerti sosiologi anak, Sosiologi jumlah anak di Indonesia adalah sepertiga penduduk Indonesia dan Masih banyak pola pikir yang lambat karena itu perlu perhatian orang tua sewaktu dirumah dan guru di lembaga pendidikan.

 

Ibu Nilam juga menambahkan, Perlindungan anak terhadap kekerasan dalam lingkungan keluarga dan juga dalam pendidikan yang harus di hindari perilaku kekerasan seperti menjewer, mencubit, menendang, memukul dengan tangan/dengan benda,menghukum hingga jatuh sakit serta melukai dengan benda berbahaya, ini sebagai tindakan yang kurang pas untuk itu kepada orang tua maupun guru harus memahami mengerti keadaan anak, agar tindakan ini tidak terulang lagi di sekitar kita, Untuk itu di harapkan orang tua maupun guru tidak diskriminasi anak dalam mendidik. "Ucap" Nilam

Berita Terbaru