Babinsa Koramil 0816/16 Waru Dampingi Lomba RT Sehat, Bangun Budaya Hidup Bersih di Masyarakat

avatar


Sidoarjo – Selasa, 29 Juli 2025. Semangat kebersamaan dan kesadaran akan pentingnya lingkungan yang sehat kembali tercermin dalam kegiatan penilaian Lomba RT Sehat di Desa Bungurasih, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.00 hingga 13.30 WIB tersebut dilaksanakan di Dusun Bungur RT 05 RW 04, dan dihadiri oleh tim penilai dari Puskesmas se-Kecamatan Waru dengan pendampingan langsung dari Babinsa Koramil 0816/16 Waru, Sertu Sholikin.

Lomba ini bertujuan untuk membangun kesadaran warga akan pentingnya kebersihan lingkungan, pemanfaatan layanan kesehatan dasar, serta tertib administrasi di tingkat RT. Penilaian meliputi kebersihan lingkungan sekitar, pengelolaan sampah, ketersediaan sanitasi yang layak, hingga administrasi Poskesdes dan Posyandu, terutama terkait kelengkapan data dan partisipasi ibu-ibu balita dalam pelayanan kesehatan.

Babinsa Sertu Sholikin yang turut hadir dan mendampingi kegiatan menyampaikan bahwa peran TNI tidak hanya terbatas pada pengamanan, namun juga aktif dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan. “Kehadiran kami sebagai Babinsa adalah wujud komitmen TNI untuk selalu hadir bersama rakyat. Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tapi juga bagian dari upaya bersama membangun kesadaran hidup bersih dan sehat,” ungkapnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para ibu-ibu PKK dan seluruh elemen masyarakat yang dengan antusias ikut serta dalam mempersiapkan lingkungan dan dokumen pendukung lomba. Peran aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk semua.

Kegiatan berlangsung lancar, penuh semangat, dan diwarnai dengan suasana kekeluargaan. Gotong royong dan kerja sama antarwarga menjadi nilai utama yang terlihat jelas sepanjang proses penilaian.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan budaya hidup bersih tidak hanya tumbuh saat ada lomba, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari warga. Sinergi antara masyarakat, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan aparat kewilayahan seperti Babinsa menjadi modal utama dalam mewujudkan desa yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Berita Terbaru