Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III di Balongbendo: Wujud Nyata Dukungan TNI-Polri dan Petani untuk Swasembada Pangan Nasional 2025
Sidoarjo, Sabtu (27/9/2025), Lahan pertanian di Desa Bakung Temenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Sabtu siang tampak semarak dengan pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional dalam rangka mendukung swasembada pangan 2025, yang digelar serentak di seluruh Polda dan Polres di Indonesia.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Bupati Sidoarjo H. Subandi, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, S.I.K., M.H., M.Si., serta Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, S.H., M.Han. Turut hadir pula Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sidoarjo, perwakilan Kajari, BPS, Dispapertan, Bulog, Forkopimka Balongbendo, serta perwakilan kelompok tani Desa Bakung Temenggungan.
Kegiatan ini juga terhubung secara virtual melalui Zoom Meeting dengan menghadirkan Komisi IV DPR RI, Menteri Pertanian RI, Kapolri, para Gubernur, Bupati, Kapolda jajaran, serta pejabat stakeholder terkait.
Acara dimulai pukul 10.40 WIB dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan doa. Selanjutnya, sambutan disampaikan secara virtual oleh Kapolda Sumsel yang mewakili jajaran Polda. Ia menegaskan bahwa panen raya jagung serentak ini bukan sekadar acara simbolis, tetapi langkah strategis untuk memperkuat ketersediaan pangan nasional.
Dari Komisi IV DPR RI, ditegaskan bahwa panen raya ini selaras dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya kemandirian pangan. Disampaikan pula bahwa Indonesia saat ini tidak lagi mengimpor beras, sebuah capaian yang juga ditopang oleh keberhasilan swasembada jagung.
Sementara itu, Kapolri dalam sambutannya menekankan bahwa jagung memiliki peranan vital, tidak hanya sebagai pangan pokok masyarakat, tetapi juga sebagai bahan baku pakan ternak. Oleh karena itu, keberhasilan panen raya jagung di berbagai daerah menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan rantai pasok pangan nasional.
Kegiatan berlanjut dengan penyerahan bantuan sosial sebanyak 300 paket secara virtual, serta panen simbolis jagung oleh Kapolri. Tidak ketinggalan, Kapolresta Sidoarjo dan Bupati Sidoarjo menyampaikan apresiasi serta harapan besar agar para petani terus bersemangat mendukung program swasembada pangan.
Pada kesempatan tersebut, Forkopimda Sidoarjo bersama para petani juga melakukan panen jagung secara bersama-sama, dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan prosesi menaiki Combine Harvester sebagai simbol modernisasi pertanian. Bulog kemudian melakukan tes kadar air hasil panen, sebelum acara ditutup dengan ramah tamah.
Dandim 0816/Sidoarjo, Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, S.H., M.Han., menegaskan bahwa keberhasilan panen raya jagung ini adalah bukti nyata sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan para petani. “Kami bersama rakyat akan terus mendukung program swasembada pangan nasional. Pertanian adalah benteng kedaulatan negara, dan jagung menjadi komoditas penting yang harus kita jaga keberlanjutannya,” ungkapnya.
Editor : Redaksi