Babinsa Jeruk Gamping Dampingi Panen Padi Bantuan Kodim, Jamin Kesejahteraan dan Ketahanan pangan

avatar Redaksi

 

SIDOARJO – Komitmen nyata TNI AD dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan kembali terwujud. Pada Selasa (25/11), Babinsa Desa Jeruk Gamping, Sertu Gunawan Winarko dari Koramil 0816/09 Krian, secara aktif mendampingi proses panen raya padi di lahan seluas 4,5 hektar yang merupakan hasil penanaman bibit bantuan dari Kodim 0816 Sidoarjo.

Kegiatan panen yang berlokasi di sawah Desa Jeruk Gamping, Kecamatan Krian, ini melibatkan seluruh anggota Kelompok Tani (Poktan) Sri Agung di bawah kepemimpinan Bapak Khomari, serta didukung penuh oleh Tenaga Pendamping Lapangan dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Kehadiran Sertu Gunawan di tengah-tengah petani bukan sekadar dukungan formalitas, melainkan sebuah aksi pendampingan menyeluruh. Tujuannya adalah memastikan panen berjalan efisien, meminimalisir kehilangan hasil (loss), dan yang terpenting, menjamin petani memperoleh harga jual yang adil dan wajar.

Pada hari itu, hasil panen padi dibeli langsung di lokasi oleh tengkulak lokal, Bapak Hanif, dengan harga kesepakatan Rp 6.600,- per kilogram. Proses transaksi yang dilakukan secara transparan ini menjadi indikator keberhasilan sinergi antara petani dan pelaku pasar, yang secara langsung berdampak pada peningkatan pendapatan petani.

Sertu Gunawan Winarko menegaskan, “Pendampingan panen hari ini adalah bentuk nyata perhatian kami kepada petani. Kami mendampingi agar proses ini berjalan aman, efisien, dan petani mendapat harga yang layak. Semoga hasil panen ini memperkuat pendapatan keluarga petani dan memotivasi praktik pertanian yang lebih baik ke depan.”

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi dan pembagian tugas yang terperinci: mulai dari pemotongan, pengikatan, pengumpulan batang, hingga proses penyortiran gabah berkualitas. Babinsa turut memberikan arahan teknis mengenai tata cara panen yang benar untuk menjaga mutu gabah dan meminimalkan kerugian pasca panen.

Suasana panen didominasi oleh semangat gotong royong yang kental antara Babinsa, PPL, BPP, dan anggota poktan. Keterlibatan Bapak H. Rudi (BPP) dan Bapak Rudi (PPL) sangat vital dalam memberikan bimbingan teknis, sekaligus memastikan kualitas panen sesuai standar yang berlaku.

Ketahanan Pangan Lokal: Bibit unggul dari Kodim 0816 terbukti efektif meningkatkan produksi, menjadi model praktik budidaya yang baik. Peningkatan Kesejahteraan: Kepastian pasar dan harga jual yang disepakati membantu perputaran modal petani untuk musim tanam selanjutnya. Kuatnya Sinergi Lintas Pihak: Kolaborasi antara aparat keamanan (Babinsa), penyuluh pertanian (BPP/PPL), dan pasar lokal menunjukkan ekosistem pertanian yang solid di wilayah Krian. Meski demikian, pasca panen ini petani mencatat pentingnya kebutuhan pengeringan yang memadai untuk mencegah serangan jamur serta perlunya koordinasi pemasaran yang lebih awal agar potensi harga lebih kompetitif dapat tercapai.

Pendampingan oleh Babinsa Sertu Gunawan Winarko dan penyuluh pertanian diharapkan terus berlanjut. Sinergi antara TNI, instansi pertanian, dan komunitas petani adalah kunci utama dalam menjaga keberlanjutan pertanian dan mewujudkan kesejahteraan bagi petani di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Berita Terbaru