Sidoarjo, Semangat kebersamaan dan nilai-nilai kebangsaan berpadu harmonis dalam peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 di Balongbendo. Sekitar 200 warga memadati tanah lapang SD Muhammadiyah 10 Bakung Temenggungan pada Minggu pagi (30/11) untuk mengikuti acara yang mengusung tema mulia: “Memajukan Kesejahteraan Bangsa — Keluarga Bahagia.”
Perayaan ini menjadi wadah refleksi spiritual sekaligus momentum penting untuk memperkuat peran fundamental keluarga sebagai pilar utama kesejahteraan nasional dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi yang khidmat, diikuti oleh lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menyejukkan hati peserta. Komitmen terhadap Tanah Air ditegaskan melalui nyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya secara serentak, yang menguatkan ikatan ukhuwah kebangsaan di tengah perayaan organisasi keagamaan.
Sambutan-sambutan kunci disampaikan oleh Ketua Cabang Muhammadiyah Balongbendo dan Wakil Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. Mereka menyoroti urgensi peran organisasi Islam dalam upaya konstruktif membangun kesejahteraan keluarga dan meningkatkan kualitas SDM yang mampu bersaing di era modern. Acara ditutup dengan doa bersama yang penuh harap dan hikmah.
Kehadiran aparat keamanan, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas, turut menjamin seluruh pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar, memberikan rasa tenteram bagi ratusan peserta.
Serka M. Imam Kambali, Babinsa Koramil 0816/10 Balongbendo, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif dan semangat warga dalam merayakan milad ini. "Saya mengapresiasi tinggi semangat warga dan pengurus Muhammadiyah yang menyelenggarakan peringatan milad ini dengan penuh kebersamaan dan makna. Tema 'Memajukan Kesejahteraan Bangsa — Keluarga Bahagia' sangat relevan; keluarga yang harmonis adalah modal utama terciptanya masyarakat yang sejahtera," tegas Serka Imam Kambali. "TNI, melalui Koramil, akan selalu mendukung penuh kegiatan-kegiatan keagamaan dan sosial yang memperkuat nilai-nilai gotong royong dan kesejahteraan masyarakat. Semoga momentum ini menjadi pemicu lahirnya program-program nyata yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga di Balongbendo secara berkelanjutan.”
Peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 kali ini bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi merupakan momen refleksi kolektif yang harus diikuti dengan aksi nyata.
Besar harapan bahwa kegiatan ini akan mendorong kolaborasi lintas elemen yang lebih terstruktur: antara pemerintah kecamatan, organisasi keagamaan, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan. Sinergi ini diperlukan untuk merancang dan mengimplementasikan program-program pemberdayaan yang menyentuh langsung aspek pendidikan, kesehatan, kesejahteraan ekonomi, dan keharmonisan keluarga di tingkat desa.
Acara Milad berakhir dengan suasana hangat dan semangat persaudaraan yang membara. Keberlangsungan kegiatan yang tertib dan sarat makna ini menunjukkan dengan jelas bahwa nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan dapat berjalan beriringan secara harmonis untuk membangun masyarakat Balongbendo yang lebih sejahtera.
Editor : Redaksi