SIDOARJO – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Dusun Pagerwojo, Desa Gelam, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, terus menunjukkan progres positif. Hingga Sabtu (13/6/2026) pukul 15.00 WIB, berbagai tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana sebagai bagian dari komitmen TNI AD melalui Koramil 0816/02 Candi dalam mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pembangunan jembatan yang dimulai pada 9 Juni 2026 tersebut merupakan salah satu upaya strategis untuk memperkuat konektivitas wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian warga setempat.
Baca juga: Gotong Royong Wujudkan Jembatan Perintis Garuda, Babinsa dan Warga Siapkan Pondasi Harapan
Kehadiran jembatan ini nantinya akan menjadi akses vital yang menghubungkan aktivitas masyarakat, khususnya para petani dalam mengangkut hasil produksi pertanian secara lebih aman, cepat, dan efisien. Pembangunan tersebut diproyeksikan memberikan manfaat langsung kepada sekitar 850 jiwa atau 400 kepala keluarga yang berada di wilayah Desa Gelam dan sekitarnya. Selain mempermudah mobilitas warga, jembatan ini juga diharapkan mampu memperkuat akses distribusi hasil pertanian sehingga berdampak positif terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Pada tahap pekerjaan saat ini, personel bersama unsur terkait telah melaksanakan pembongkaran jembatan lama yang sebelumnya menjadi akses utama masyarakat. Selanjutnya dilakukan pembuatan jembatan darurat guna memastikan aktivitas warga tetap berjalan selama proses pembangunan berlangsung. Di saat yang sama, kegiatan droping material juga terus dilakukan untuk mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi sesuai target yang telah ditetapkan.
Danramil 0816/02 Candi, Kapten Inf Nur Komari, menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan investasi sosial yang memiliki dampak jangka panjang bagi kemajuan masyarakat. “Jembatan ini merupakan sarana penghubung yang memiliki nilai strategis bagi kehidupan masyarakat. Kehadirannya akan memperlancar akses transportasi, memperkuat aktivitas ekonomi warga, serta mendukung sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan sebagian besar masyarakat di wilayah ini. Oleh karena itu, kami berupaya memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan dengan baik, aman, dan sesuai standar yang telah direncanakan,” ungkapnya.
Baca juga: Jembatan Perintis Garuda Sumorame, Akses Baru Penguat Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Lebih lanjut, Kapten Inf Nur Komari menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran merupakan salah satu fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan wilayah yang berkelanjutan. Menurutnya, akses yang baik akan membuka peluang ekonomi yang lebih luas sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Ketika akses masyarakat semakin mudah, maka distribusi hasil pertanian akan lebih lancar, biaya operasional dapat ditekan, dan produktivitas masyarakat akan meningkat. Pembangunan seperti ini tidak hanya menghadirkan kemudahan secara fisik, tetapi juga menciptakan peluang dan harapan baru bagi masyarakat untuk berkembang dan lebih sejahtera,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat Desa Gelam yang selama ini turut menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan warga menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang benar-benar memberikan manfaat bagi kepentingan masyarakat luas.
Baca juga: Jembatan Garuda di Prasung Tani, Penghubung Harapan dan Penguat Ekonomi Warga
Dengan progres pekerjaan yang terus berjalan, Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat segera rampung dan digunakan oleh masyarakat. Kehadirannya kelak tidak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol semangat gotong royong, kemajuan desa, serta komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hingga saat ini, situasi di lokasi pembangunan tetap aman dan kondusif, sementara seluruh tahapan pekerjaan terus dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Editor : Redaksi